Menuju Oktober, diler Auto2000 siapkan fasilitas uji emisi standar euro-4

Diler mobil Toyota, Auto2000, menyiapkan fasilitas uji emisi yang lengkap dan modern di seluruh bengkelnya untuk melakukan uji emisi standar Euro-4 yang ditetapkan oleh pemerintah. Fasilitas tersebut didukung sumber daya manusia kompeten dengan hasil pengujian yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pemerintah mulai menerapkan emisi standar Euro-4 mulai Oktober 2018, sehingga seluruh mobil berbahan bakar bensin yang dijual di Indonesia harus lulus standar uji emisi Euro-4.

Fasilitas uji emisi lengkap dan modern, serta teknisi andal merupakan bukti keseriusan Auto2000 untuk mendukung program pemerintah dalam menerapkan standar uji emisi kendaraan bermotor Euro-4. Karena itu, Auto2000 mengajak seluruh pemilik mobil Toyota agar melakukan uji emisi saat servis berkala, baik di bengkel resmi Auto2000 maupun layanan THS yang bisa di-booking via aplikasi Auto2000 Mobile, guna menurunkan kadar pencemaran udara akibat gas buang kendaraan bermotor dan meningkatkan kualitas udara sehingga tercipta lingkungan hidup yang bersih dan nyaman, ujar Ricky Martawijaya, Senior Division Head Auto2000 di Jakarta, kemarin.

Menurut Ricky, mobil Toyota yang lulus uji emisi dari Auto2000 diharapkan dapat berperan menurunkan kadar pencemaran udara akibat asap kendaraan bermotor. Sedangkan, untuk mobil Toyota yang belum lulus uji emisi, akan dilakukan pemeriksaan dan perbaikan lebih lanjut sehingga dapat mendeteksi lebih dini risiko kerusakan atau malfungsi pada mesin supaya bisa lulus uji emisi sesuai standar Euro-4. Uji emisi oleh Auto2000 tidak dipungut biaya sepanjang dilakukan bersamaan dengan servis berkala.

Khusus wilayah DKI Jakarta, diadakan pelatihan bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta untuk melatih teknisi bengkel Auto2000 dalam memasukkan data hasil uji emisi kendaraan ke website Dinas Lingkungan Hidup. Data hasil uji emisi tersebut dapat diakses oleh pemilik mobil Toyota atau masyarakat lewat aplikasi e-Uji Emisi yang bisa diunduh di smartphone dengan sistem Android. Hasil uji emisi yang tertera pada aplikasi dapat dicetak dan terdapat barcode, sehingga barcode tersebut dapat di-scan untuk keperluan administrasi kendaraan, seperti syarat perpanjangan STNK.

Khusus untuk wilayah DKI Jakarta, keandalan tersebut didukung oleh kecakapan teknisi bengkel Auto2000 dalam memasukkan data uji emisi ke dalam website milik Dinas Lingkungan Hidup sehingga dapat diakses melalui aplikasi e-Uji Emisi yang dibuat oleh Dinas lingkungan Hidup dari smartphone pengguna yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan, pungkas Ricky.

Tinggalkan Balasan